Anak Berkebutuhan Khusus

            Mungkin kali ini aku akan menceritakan sedikit tentang teman temanku yang berkebutuhan khusus atau biasa disebut dengan autisme. Teman SD ku juga ada yang autis. Yaa, mau gak mau kan kita harus bertemu dengan mereka hampir setiap hari. Ada 2 orang anak autis yang aku sukai. Ini dia..
1. Acha ( SD )
            Acha Sahistya Khairani Yelly nama lengkapnya. Biasa dipanggil Acha. Dia anak yang aktif berkreasi dan suka bernyanyi. Suaranya bagus kok. Waktu extra kulikuler dia selalu memilih mengikuti vocal. Bagi teman-temanku yang lain, Acha adalah pengganggu. Pas sholat dhuhur, dia berlari di depan orang sholat. Banyak juga teman temanku yang iri, karena dia di beri kasih sayang yang lebih oleh guru guru. "Mereka itu berkebutuhan khusus. Harusnya kamu bersyukur karena masih sempurna. Kamu mau seperti ini?"kata guru-guru jika ada muridnya yang mengeluh mengenai Acha. Kata kata itu seperti tamparan keras bagiku. Mengapa aku yang diberi kesempurnaan oleh Allah, selalu bermalas malasan. Malas belajar, malas sholat, dan lain sebagainya. Sementara Acha? Dia bahkan sangat rajin. Tidak pernah melalaikan sholat ataupun belajar. Dia pindah sekolah waktu kelas 4 SD. Kabar terakhir yang kudapat tentang Acha, dia di vonis terkena tumor otak. Dia sudah di operasi. Alhamdulillah, Allah memberi mukjizat. Acha sembuh dan sekarang tinggal di jakarta. Waktu ibu saya menjenguk Acha, sekarang Acha suka sekali menggambar. Di pojok kanan bawah, dia selalu memberi nama: Acha 4 Pangsud (Nama kelasku dulu, Panglima Sudirman). Alhamdulillah :")

2. Devi ( SMP )
                 Devi namanya. Anaknya lugu. Kebiasaannya sering keluar masuk kelas. Dan selalu mengingatkan jika waktunya sholat. Aku bangga, Devi masuk dalam kelasku. Dia punya kelebihan yang tidak semua orang memiliki kelebihan tersebut. Devi itu pintar. Dia itu senang membantu guru. Pokoknya kelebihannya dia banyaak deh. Tapi, banyak temanku yang memandang Devi dengan sebelah mata alias sisi autism nya. Apa sih yang harus dipermasalahkan dengan autisme nya Devi? Dia itu samaa!! Hanya saja dia punya 'sedikit' kelainan. Masa gitu aja di permasalahin. Pokoknya gitu deh..

Naah, itu ceritaku tentang anak ABK yang pernah kutemui. Maap kalo ada typo.. Sekian dan terima kasih ..
     

0 komentar:

Poskan Komentar